Selamat Datang Teman-Teman Baikku (Welcome All My Dear Friends).

Sabtu, 15 Januari 2011

Teknik Pemberian Bantuan Pernafasan

Pemberian nafas buatan
Teknik Pemberian Bantuan Pernafasan pada pelaksanaan Bantuan Hidup Dasar adalah:

ilustrasi pemberian nafas buatan pada anak/bayi
  1. Nilai respon korban, jika perlu mintalah pertolongan.
  2. Buka jalan nafas, gunakan teknik tekan dahi angkat dagu atau perasat pendorongan rahang bawah (jaw thrust maneuver).
  3. Lakukan pemeriksaan nafas, lihat, dengar dan rasakan selama 3-5 detik.
  4. Jika korban tidak bernafas, posisikan mulut penolong sedemikian rupa sehingga seluruh mulut atau hidung (keduanya pada bayi dan anak) tertutup rapat, tidak ada udara yang bocor. Jepitlah dengan baik ke dua cuping hidung korban sehingga udara tidak bocor, jangan menariknya.
  5. Berikan 2 kali bantuan pernafasan awal (1,5 - 2 detik untuk dewasa dan 1 - 1,5 detik untuk bayi dan anak). Tiupannya harus merata dan jumlahnya cukup (dada bergerak naik).
  6. Bila udara ternyata tidak masuk maka upayakan reposisi untuk membuka jalan nafas, lalu tiup kembali. Bila tidak masuk juga maka penolong harus menganggap ada sumbatan jalan nafas, sehingga harus kembali ketindakan Airway Control.
  7. Lakukan pemeriksaan nadi karotis selama 5 - 10 detik.
  8. Jika nadi karotis berdenyut maka teruskan pemberian nafas buatan sesuai dengan kelompok usia korban.
  9. Nilai pernafasan yang kita berikan apakah sudah cukup baik, hal ini ditandai dengan gerakan naik turunnya dada dengan baik.
  10. Bila upaya memberikan nafas buatan gagal maka upayakan memposisikan kembali kepala korban, nilai juga kemungkinan adanya sumbatan.

Catatan : Untuk dewasa tiupan dilakukan dengan kuat, untuk anak dengan tiupan sedang (hembusan) dan untuk bayi hanya diberikan tiupan hasil penggembungan pipi penolong.


Jika postingan ini bermanfaat silahkan saja untuk disimpan atau di share agar bisa diketahui oleh yang lain.

9 comments:

Keren Bang, terus semangat nulis ya Bang, guna banget nih.
O ya, kalo bisa ada videonya bang, biar lebih jelas prakteknya.
thanks udah bagi2 ilmunya. Sukses Bang :)

Informasi yang sangat bermanfaat. Bisa menjadi catatan kita semua. bravo bro...

@ tambelan : Alhamdulillah, makasih bro...ya, ini tindakan yang sangat penting sebagai upaya pertolongan pada korban...diluar kekuasaan Tuhan tentunya.

ane juga udah ngelink-an blog ente di daftar link...Bravo juga!!!

@ yulia :Alhamdulillah, makasih pit...ntar dicariin dulu videonya yang pas ama panduannya, kalo ngga ada nanti juga coba bikin sendiri...semoga bermanfaat, sukses juga buat ipit...:)

mantap..sangat bermanfaat..! sukses bro..

@Munadjat Arief Sampurna SE:

Terima kasih bro. Semoga bermanfaat bagi anda dan orang banyak (masyarakat).

jadi tambah tau nih...
thanks sob, ats infonya.

@Umam:
Terima kasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat :)

Poskan Komentar

Budayakan untuk selalu memberikan komentar pada postingan yang anda baca. Silahkan anda berkomentar, namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar spam.