Selamat Datang Teman-Teman Baikku (Welcome All My Dear Friends).

Minggu, 13 Februari 2011

TORNIKET

Cara terakhir pada pertolongan pertama dalam menghentikan perdarahan luar yang sangat banyak adalah dengan Torniket, dengan menggunakan teknik ini seluruh aliran darah pada alat gerak akan tertutup, namun torniket dapat menyebabkan kematian jaringan bagian distal sehingga harus diamputasi. Maka ketika torniket terpaksa harus dilakukan, pasanglah torniket pada bagian paling ujung dari alat gerak, guna meminimalisir kemungkinan terburuk dari matinya jaringan pada alat gerak.

Bagaimana cara memasang torniket?? Ikutilah langkah-langkah berikut:

  1. Penolong pertama tetap melakukan teknik penekanan langsung, elevasi dan titik tekan untuk menghentikan perdarahan.
  2. Segera tentukan tempat pemasangan torniket, tempat tersebut tidak boleh lebih dari 5 cm di atas luka. Bila cedera terdapat pada sendi, maka pasang torniket di atas sendi.
  3. Pasang bahan torniket melingkari alat gerak, kemudian buat sebuah ikatan di atasnya. Masukkan tongkat kecil, atau pena atau sejenisnya antara simpul dan bahan torniket lalu putar perlahan untuk mengencangkan torniket. Putar perlahan, sehingga perdarahan terkendali dan jangan berlebihan. Pastikan agar tongkat atau pena tersebut tidak dapat berputar kembali dengan cara mengikat ujungnya.SEKALI TERPASANG, TORNIKET TIDAK BOLEH DIKENDORKAN.
  4. Berikan tanda dan catat bahwa korban telah dipasangkan torniket. Bagian yang terpasang torniket harus terbuka dan mudah dilihat siapapun, tetaplah memantau bagian itu dan jangan lupa untuk mencatat kapan waktu torniket tersebut dipasang.
letak titik nadi 

INGAT TORNIKET HANYA DIPAKAI SEBAGAI UPAYA TERAKHIR!!!



Jika postingan ini bermanfaat silahkan saja untuk disimpan atau di share agar bisa diketahui oleh yang lain.

0 comments:

Poskan Komentar

Budayakan untuk selalu memberikan komentar pada postingan yang anda baca. Silahkan anda berkomentar, namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar spam.