Selamat Datang Teman-Teman Baikku (Welcome All My Dear Friends).

SELAMAT DATANG DI BLOG PERTOLONGAN PERTAMA

Selamat datang di blog saya, terimakasih untuk teman-teman yang sudah bersedia meluangkan waktunya untuk melihat, berbagi ilmu dan pengalaman di sini.

PERALATAN PELAKU PERTOLONGAN PERTAMA

Dalam melaksanakan tugas sebagai seorang pelaku pertolongan pertama, tentunya kita memerlukan beberapa peralatan dasar.

SKEMA ALGORITME PENATALAKSANAAN KORBAN

Untuk lebih mempermudah kita mengingat tahapan yang dilakukan dalam proses penilaian, maka dapat dilihat dari skema Algoritme Penatalaksanaan Korban.

SKEMA RESUSITASI JANTUNG PARU

Untuk lebih mudah mengerti proses Resusitasi Jantung Paru, dapat melihat skema berikut ini:

TEKAN DAHI ANGKAT DAGU

Teknik Angkat Dagu Tekan Dahi ini dilakukan untuk korban yang tidak mengalami trauma pada kepala, leher maupun tulang belakang.

Tampilkan postingan dengan label tekan langsung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tekan langsung. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Februari 2011

TIPS MENGATASI PERDARAHAN LUAR

Bagaimana jika seorang penolong atau pelaku pertolongan pertama menemukan korban yang mengalami perdarahan luar (terbuka)? Jika itu terjadi, sebelum melakukan pertolongan atau perawatan ada beberapa hal yang harus selalu diingat, dilakukan dan diperhatikan, yaitu;
  1. Pertolongan atau perawatan perdarahan harus selalu diawali dengan ABC.
  2. Pakailah Alat Perlindungan Diri agar tidak terkena darah atau cairan tubuh korban.
  3. Jangan menyentuh mulut, hidung, mata dan makanan sewaktu memberikan pertolongan atau perawatan.
  4. Cucilah tangan segera setelah selesai memberikan pertolongan atau perawatan, sebaiknya dengan sabun atau cairan anti septik.
  5. Dekontaminasi atau buang bahan yang sudah terkena darah atau cairan tubuh korban dengan baik
Nah cara yang dilakukan untuk mengendalikan perdarahan luar adalah sebagai berikut; 

Tekanan langsung
A. Tekanan Langsung.
Ini merupakan cara yang paling penting dalam upaya menghentikan perdarahan. Tekan bagian yang berdarah tepat diatas luka, lakukan sesegera mungkin dan jangan buang waktu untuk mencari penutup lukanya terlebih dahulu. 
Biasanya perdarahan akan berhenti sekitar 5 - 15 menit kemudian. Penutup luka harus tebal pada tempat perdarahan, dan jika darah belum berhenti penutup luka dapat ditambah tanpa harus melepas penutup luka pertama.
Jika perdarahan terjadi pada alat gerak, maka harus dilakukan pemeriksaan nadi distal untuk memastikan aliran darah tidak terganggu. Jika nadi hilang atau tidak ada maka penekanan perlu diperbaiki.

Elevasi
B. Elevasi (dilakukan bersamaan dengan tekanan langsung).
Dilakukan hanya untuk perdarahan di daerah alat gerak saja dan dilakukan bersamaan dengan tekanan langsung. Metode ini tidak dapat digunakan untuk korban dengan kondisi cedera otot rangka dan benda tertancap.

Titik Tekan
C. Titik Tekan.
Bila kedua cara di atas belum berhasil maka perlu dilakukan penekanan pembuluh nadi di atas daerah yang mengalami perdarahan. Ada beberapa titik tekan yaitu;
a. Arteri Brakialis (pembuluh nadi di lengan atas).
b. Arteri Femoralis (pembuluh nadi di lipat paha).

D. Cara lain yang dapat membantu menghentikan perdarahan lain selain tiga teknik diatas adalah;
a. Immobilasasi dengan atau tanpa pembidaian.
b. Torniket (hanya sebagai alternatif terakhir dan akan dibahas lebih lanjut).
c. Kompres Dingin.




Jika postingan ini bermanfaat silahkan saja untuk disimpan atau di share agar bisa diketahui oleh yang lain.

 
Health
free counters