Selamat Datang Teman-Teman Baikku (Welcome All My Dear Friends).

SELAMAT DATANG DI BLOG PERTOLONGAN PERTAMA

Selamat datang di blog saya, terimakasih untuk teman-teman yang sudah bersedia meluangkan waktunya untuk melihat, berbagi ilmu dan pengalaman di sini.

PERALATAN PELAKU PERTOLONGAN PERTAMA

Dalam melaksanakan tugas sebagai seorang pelaku pertolongan pertama, tentunya kita memerlukan beberapa peralatan dasar.

SKEMA ALGORITME PENATALAKSANAAN KORBAN

Untuk lebih mempermudah kita mengingat tahapan yang dilakukan dalam proses penilaian, maka dapat dilihat dari skema Algoritme Penatalaksanaan Korban.

SKEMA RESUSITASI JANTUNG PARU

Untuk lebih mudah mengerti proses Resusitasi Jantung Paru, dapat melihat skema berikut ini:

TEKAN DAHI ANGKAT DAGU

Teknik Angkat Dagu Tekan Dahi ini dilakukan untuk korban yang tidak mengalami trauma pada kepala, leher maupun tulang belakang.

Tampilkan postingan dengan label hipoperfusi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hipoperfusi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Februari 2011

SYOK

Sistem Sirkulasi Darah
Bila sistem peredaran darah (sirkulasi) terganggu dan gagal mengirimkan suplai darah yang mengandung oksigen dan bahan nutrisi lainnya ke seluruh organ vital seperti otak, jantung, dan paru-paru baik itu pada perdarahan luar ataupun dalam maka kondisi ini akan menyebabkan seseorang mengalami HIPOPERPUSI atau biasa dikenal dengan istilah SYOK.

Nah ketika berbicara tentang syok, tentunya kita harus tahu apa saja yang dapat menyebabkan seseorang akan mengalami gangguan tersebut. Dari defenisi syok kita bisa gambarkan bahwa penyebab utama dari kondisi tersebut adalah gagalnya satu atau beberapa komponen utama sirkulasi dalam menyuplai kebutuhan tubuh kita.

Untuk lebih jelasnya, let's check it out apa saja penyebab syok tersebut:

  • Kegagalan Jantung memompa darah, contoh kasus adalah ketika korban mengalami gagal jantung atau serangan jantung (heart attack). Jantung sebagai alat utama pemompa darah yang berisi oksigen dan nutrisi gagal atau tidak mampu menjalankan fungsinya untuk memasok darah sesuai dengan kebutuhan.
  • Kehilangan darah dalam jumlah yang besar. Perlu diketahui bahwa darah tidak hanya terdiri dari bagian yang padat saja tapi juga ada bagian yang cair. Nah kehilangan darah yang paling sering mengakibatkan syok adalah akibat perdarahan. Contoh lain adalah ketika terjadi luka bakar, atau pun diare, dimana kedua hal tersebut dapat menyebabkan hilangnya cairan tubuh dalam jumlah besar, dan oleh tubuh cairan yang hilang tersebut segera digantikan oleh cairan darah. Hal inilah yang dapat menyebabkan jumlah darah yang beredar berkurang.
  • Pelebaran (dilatasi) pembuluh darah yang luas sehingga darah tidak dapat mengisinya dengan baik. Jika dilatasi terjadi, jumlah darah yang tersedia (ada) dalam tubuh tidak mencukupi untuk mengisi ruang pembuluh darah yang telah melebar ini. Kelainan ini bisa terjadi akibat kelumpuhan syaraf akibat cedera tulang punggung, infeksi berat atau akibat gangguan tubuh, yang di dalam ilmu kedokteran dikenal dengan istilah Anafilaktik (suatu keadaan pada penyakit alergi yang sangat parah).

Nah ketika kita sudah mengetahui penyebab terjadinya syok, maka dapat disimpulkan bahwa apapun penyebabnya, akibatnya akan tetap sama yaitu perfusi berkurang dengan dampak nyawa penderita terancam. Untuk tanda dan gejala Syok akan dibahas lebih lanjut. 




Jika postingan ini bermanfaat silahkan saja untuk disimpan atau di share agar bisa diketahui oleh yang lain.

Kamis, 03 Februari 2011

PERDARAHAN


Sebagai seorang pelaku pertolongan pertama  selain dapat melakukan tindakan bantuan hidup dasar dan resusitasi jantung paru, anda juga harusnya dapat mengenali dan mengatasi perdarahan.

Mengenali dan mengatasi perdarahan merupakan salah satu ketrampilan utama yang juga harus dikuasai oleh seorang pelaku pertolongan pertama. Bila perdarahan ini tidak diatasi dengan segera maka nyawa korban dapat terancam maut dengan tanda awal menjadi lemah, syok dan akhirnya meninggal.

Untuk mengatasi perdarahan, anda harus tahu dahulu tentang sistem peredaran darah (sistem sirkulasi) yang bertanggung jawab untuk mengedarkan (mengalirkan) darah ke seluruh tubuh manusia. Adapun 3 komponen utama dalam sistem ini adalah Jantung, Pembuluh Darah dan Darah, yang ketiganya harus berfungsi dengan baik agar tidak terjadi gangguan dalam tubuh.

Dalam dunia kedokteran dikenal adanya istilah Perfusi yaitu sirkulasi darah yang adekuat ke seluruh tubuh, memasok sel dan jaringan dengan oksigen dan bahan nutrisi, serta mengangkut kembali zat karbon dioksida dan sisa pembakaran tubuh.

Jika hal di atas terganggu pada salah satu atau lebih sel dan organ tubuh oleh satu atau beberapa penyebab, maka sel atau organ tersebut akan mengalami keadaan berbahaya, yaitu akan berkurangnya pasokan darah, oksigen dan nutrisi sehingga zat sampah (karbon dioksida dan sisa pembakaran) akan bertumpuk. Keadaan ini dikenal dengan istilah Hipoperfusi atau Syok (akan dibahas lebih lanjut).

Perdarahan terjadi karena adanya gangguan rusaknya dinding pembuluh darah yang disebabkan oleh ruda paksa (trauma) atau penyakit.

Perdarahan dibagi menjadi 2 (dua) yaitu:
1. Perdarahan luar (terbuka).
2. Perdarahan dalam (tertutup).

Kedua jenis perdarahan ini sangat berbahaya jika tidak segera ditangani, untuk lebih jelasnya tentang keduanya akan dibahas lebih lanjut.



Jika postingan ini bermanfaat silahkan saja untuk disimpan atau di share agar bisa diketahui oleh yang lain.

 
Health
free counters