Selamat Datang Teman-Teman Baikku (Welcome All My Dear Friends).

SELAMAT DATANG DI BLOG PERTOLONGAN PERTAMA

Selamat datang di blog saya, terimakasih untuk teman-teman yang sudah bersedia meluangkan waktunya untuk melihat, berbagi ilmu dan pengalaman di sini.

PERALATAN PELAKU PERTOLONGAN PERTAMA

Dalam melaksanakan tugas sebagai seorang pelaku pertolongan pertama, tentunya kita memerlukan beberapa peralatan dasar.

SKEMA ALGORITME PENATALAKSANAAN KORBAN

Untuk lebih mempermudah kita mengingat tahapan yang dilakukan dalam proses penilaian, maka dapat dilihat dari skema Algoritme Penatalaksanaan Korban.

SKEMA RESUSITASI JANTUNG PARU

Untuk lebih mudah mengerti proses Resusitasi Jantung Paru, dapat melihat skema berikut ini:

TEKAN DAHI ANGKAT DAGU

Teknik Angkat Dagu Tekan Dahi ini dilakukan untuk korban yang tidak mengalami trauma pada kepala, leher maupun tulang belakang.

Tampilkan postingan dengan label darah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label darah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Maret 2011

LUKA TERBUKA BAG. 2

Menyambung posting terdahulu tentang Luka Terbuka yang terdapat pada Cedera Jaringan Lunak, maka berikut saya akan kembali berbagi pengetahuan tentang luka terbuka selanjutnya yang juga harus segera mendapatkan Pertolongan Pertama jika kita menemukan seseorang mengalaminya.

Luka terbuka selanjutnya adalah:

4. Luka Tusuk
Luka ini biasanya terjadi karena masuknya benda tajam dan runcing melalui kulit ke dalam tubuh dengan ciri khasnya luka relatif lebih dalam dibandingkan dengan lebarnya dan bentuk luka hampir menyerupai benda yang menusuk. Luka tusuk sangat berbahaya karena dapat melibatkan alat dalam tubuh.
Gambar Luka Tusuk
Kesulitan akan ditemui dalam penanganan luka jika benda yang menusuk masih tertancap. Perlu juga untuk dicari apakah luka tusuk ini menimbulkan luka tembus yaitu ada luka masuk dan luka keluar, karena biasanya luka keluar lebih parah daripada luka masuk. Contoh kasus dapat kita lihat pada kasus seseorang yang tertembak, luka masuknya hanya sebesar peluru namun luka keluarnya sangat besar.
 
Berat ringannya luka tusuk yang terjadi tergantung dari lokasi luka, panjangnya benda yang masuk dan besarnya gaya yang dialami.
5. Avulsi / Sobek
Luka ini terjadi akibat terkelupasnya kulit dan sedikit lapisan dibawahnya, bisa saja kulit dan lapisan dibawahnya itu masih menempel atau sudah hilang sama sekali. Bila masih menempel, maka itu disebut dengan flap atau lembaran gantung. Ujung hidung yang terkelupas disebut Avulsi.

6. Amputasi
Luka ini terjadi akibat terpisahnya jaringan tubuh korban, paling sering terjadi pada alat gerak mulai dari jari sampai hilangnya seluruh alat gerak. Pada ujung luka mungkin terlihat lembaran kulit dan ujung tulang.
Gambar Luka Amputasi
Perdarahan yang terjadi pada luka ini sangat hebat atau bisa juga sebaliknya karena pembuluh darah dapat menutup sendiri untuk membatasi keluarnya darah.

7. Cedera Remuk / Crush Injury
Luka jenis ini adalah gabungan antara luka terbuka dan luka tertutup, yang terjadi karena terjepitnya alat gerak korban dengan alat-alat berat. Hampir seluruh jaringan lunak dan jaringan keras seperti tulang dapat terlibat, tulang dapat patah dan pecahannya atau patahannya dapat menembus sampai keluar. Hal ini akan menimbulkan pembengkakan dan Perdarahan, baik Perdarahan Luar maupun Perdarahan Dalam.

Luka ini sangat bervariasi sekali bentuknya dan perlu untuk segera diberikan Pertolongan Pertama pada korban mengingat perdarahan yang terjadi sangat kuat.


Jika postingan ini bermanfaat silahkan saja untuk disimpan atau di share agar bisa diketahui oleh yang lain.

Jumat, 25 Februari 2011

SYOK

Sistem Sirkulasi Darah
Bila sistem peredaran darah (sirkulasi) terganggu dan gagal mengirimkan suplai darah yang mengandung oksigen dan bahan nutrisi lainnya ke seluruh organ vital seperti otak, jantung, dan paru-paru baik itu pada perdarahan luar ataupun dalam maka kondisi ini akan menyebabkan seseorang mengalami HIPOPERPUSI atau biasa dikenal dengan istilah SYOK.

Nah ketika berbicara tentang syok, tentunya kita harus tahu apa saja yang dapat menyebabkan seseorang akan mengalami gangguan tersebut. Dari defenisi syok kita bisa gambarkan bahwa penyebab utama dari kondisi tersebut adalah gagalnya satu atau beberapa komponen utama sirkulasi dalam menyuplai kebutuhan tubuh kita.

Untuk lebih jelasnya, let's check it out apa saja penyebab syok tersebut:

  • Kegagalan Jantung memompa darah, contoh kasus adalah ketika korban mengalami gagal jantung atau serangan jantung (heart attack). Jantung sebagai alat utama pemompa darah yang berisi oksigen dan nutrisi gagal atau tidak mampu menjalankan fungsinya untuk memasok darah sesuai dengan kebutuhan.
  • Kehilangan darah dalam jumlah yang besar. Perlu diketahui bahwa darah tidak hanya terdiri dari bagian yang padat saja tapi juga ada bagian yang cair. Nah kehilangan darah yang paling sering mengakibatkan syok adalah akibat perdarahan. Contoh lain adalah ketika terjadi luka bakar, atau pun diare, dimana kedua hal tersebut dapat menyebabkan hilangnya cairan tubuh dalam jumlah besar, dan oleh tubuh cairan yang hilang tersebut segera digantikan oleh cairan darah. Hal inilah yang dapat menyebabkan jumlah darah yang beredar berkurang.
  • Pelebaran (dilatasi) pembuluh darah yang luas sehingga darah tidak dapat mengisinya dengan baik. Jika dilatasi terjadi, jumlah darah yang tersedia (ada) dalam tubuh tidak mencukupi untuk mengisi ruang pembuluh darah yang telah melebar ini. Kelainan ini bisa terjadi akibat kelumpuhan syaraf akibat cedera tulang punggung, infeksi berat atau akibat gangguan tubuh, yang di dalam ilmu kedokteran dikenal dengan istilah Anafilaktik (suatu keadaan pada penyakit alergi yang sangat parah).

Nah ketika kita sudah mengetahui penyebab terjadinya syok, maka dapat disimpulkan bahwa apapun penyebabnya, akibatnya akan tetap sama yaitu perfusi berkurang dengan dampak nyawa penderita terancam. Untuk tanda dan gejala Syok akan dibahas lebih lanjut. 




Jika postingan ini bermanfaat silahkan saja untuk disimpan atau di share agar bisa diketahui oleh yang lain.

Rabu, 16 Februari 2011

TANDA PERDARAHAN DALAM


Untuk lebih jelas kita mengetahui tentang Perdarahan Dalam guna memberikan pertolongan pertama yang tepat bagi korban, maka berikut saya berikan tanda-tanda yang mudah dikenali:
  1. Memar dan disertai nyeri tubuh
  2. Pembengkakan terutama di atas alat tubuh penting
  3. Cedera pada bagian luar yang juga mungkin merupakan petunjuk bagian dalam yang mengalami cedera
  4. Nyeri, bengkak dan perubahan bentuk pada alat gerak
  5. Nyeri bila ditekan atau kekakuan pada dinding perut, dinding perut membesar
  6. Muntah darah
  7. Buang air besar berdarah, baik darah segar maupun darah hitam seperti kopi
  8. Luka tusuk khususnya pada batang tubuh
  9. Darah atau cairan mengalir keluar dari hidung dan telinga
  10. Batuk darah
  11. Buang air kecil bercampur darah
  12. Gejala dan tanda syok
Jika tanda-tanda di atas dapat terlihat atau teraba pada pemeriksaan fisik lakukan segera pertolongan pertama untuk penatalaksanaan korban dengan perdarahan dalam.



Jika postingan ini bermanfaat silahkan saja untuk disimpan atau di share agar bisa diketahui oleh yang lain.

Selasa, 08 Februari 2011

PERDARAHAN LUAR

Kerusakan dinding pembuluh darah yang disertai kerusakan kulit sehingga darah keluar dari tubuh dan terlihat jelas keluar dari luka tersebut dikenal dengan nama Perdarahan Luar (Terbuka).

Bila anda sebagai pelaku pertolongan pertama menemukan korban dengan kondisi seperti tersebut, maka anda harus berhati-hati dalam melakukan pertolongan karena sebagai penolong harus menganggap darah ini dapat menulari anda. Pastikan untuk memakai alat perlindungan diri, segera membersihkan darah yang menempel baik pada pakaian, tubuh maupun peralatan anda.

Berdasarkan pembuluh darah yang mengalami gangguan, perdarahan luar ini dibagi menjadi 3 (tiga) bagian:

1. Perdarahan Nadi (Arteri), ditandai dengan darah yang keluar menyembur sesuai dengan denyutan nadi dan berwarna merah terang karena kaya dengan oksigen. Perdarahan ini sulit untuk dihentikan, sehingga harus terus dilakukan pemantauan dan pengendalian perdarahan hingga diperoleh bantuan medis.


2. Perdarahan Balik (Vena), darah yang keluar berwarna merah gelap, walaupun terlihat luas dan banyak namun umumnya perdarahan vena ini mudah dikendalikan. Namun perdarahan balik ini juga berbahaya jika terjadi pada perdarahan vena yang besar masuk kotoran atau udara yang tersedot ke dalam pembuluh darah melalui luka yang terbuka. 


3. Perdarahan Rambut (Kapiler), berasal dari pembuluh kapiler, darah yang keluar merembes perlahan. Ini karena pembuluh kapiler adalah pembuluh darah terkecil dan hampir tidak memiliki tekanan. Jika terjadi perdarahan, biasanya akan membeku sendiri. Darah yang keluar biasanya berwarna merah terang seperti darah arteri atau juga bisa gelap seperti darah vena.


Jika postingan ini bermanfaat silahkan saja untuk disimpan atau di share agar bisa diketahui oleh yang lain.

 
Health
free counters